Jenis-Jenis Batu Empedu

Terjadinya batu empedu dikaitkan dengan komposisi utama batu empedunya. Ada 3 jenis golongan batu empedu, yaitu batu kolesterol yang terbentuk dari kolesterol, batu pigmen/bilirubin yang dibentuk dari kalsium bilirubinat, serta campuran antara kolesterol dan pigmen. Batu kolesterol biasanya berasal dari metabolisme kolesterol di dalam hati. Karena sebagian kolesterol tersebut dialirkan ke kandung empedu, maka pada metabolisme kolesterol yang berlebihan akan memungkinkan terjadinya hipersaturasi dan akhirnya mudah terbentuk batu empedu. Apalagi jika memang terdapat penurunan motilitas (kontraksi) pada kandung empedu.

Mirip Maag

Adanya batu empedu tidak dirasakan pada sebagian besar penderitanya. Maka dari itu, keadaan ini disebut juga dengan silent stone yang seringkali ditemukan pada pemeriksaan USG secara tidak sengaja. Ada juga yang mengeluhkan rasa kembung, mual, nyeri di ulu hati, dimana gejalanya sangat mirip dengan dyspepsia atau maag. Namun sebagian orang yang mengeluhkannya ternyata memang menderita dyspepsia.

Tidak adanya gejala ini disebabkan oleh batu yang masih berada di kandung empedu yang belum menimbulkan peradangan maupun infeksi. Namun jika batu berpindah ke saluran empedunya, sangat mungkin akan menimbulkan gejala. Pada fase awal, nyeri dirasakan di ulu hati yang dapat bertahan hinga 60 menit. Kemudian perlahan-lahan nyeri menghilang dan tidak dirasakan sama sekali. Hal ini dapat berulang hingga beberapa kali sehingga pada sebagian orang akan menimbulkan gangguan dalam beraktivitas sehari-hari.

Selanjutnya, jika sudah terjadi peradangan, penderitanya akan merasakan nyeri di perut kanan atas. Atau bisa juga penderita nya merasakan nyeri yang menjalar ke perut kanan atas.

Jika batu empedu menyumbat muara yang sempit di saluran empedu, maka penderitaannya akan tampak kuning. Hal ini disebabkan batu yang menyumbat akan menghambat cairan empedu yang seharusnya dialirkan ke usus halus.

Pada pemeriksaan fisik didapatkan murphy’s sign, yaitu rasa nyeri akan semakin bertambah ketika penderita menarik napas dalam sambil dilakukan penekanan pada perut kanan atas. Jika didapatkan murphy’s sign positif, maka kemungkinan besar seseorang menderita batu empedu. Pada pemeriksaan darah juga didapatkan peningkatan sel darah putih (leukositosis).

Cara paling mudah untuk mengetahui adanya batu di kandung empedu adalah dengan pemeriksaan USG. Pemeriksaan ini memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang cukup tinggi yakni 75%. Jika ditemukan peradangan pada kandung empedu, maka tampak penebalan dan edema pada dindingnya. Pada kasus yang kronik, tampak dinding kandung empedu mengalami penebalan tanpa edema. Sedangkan pada kasus silent stone, tidak ditemukan kelainan yang berarti pada struktur kandung empedunya.

Sementara untuk mengetahui kandungan dari batu empedunya, pemeriksaan foto polos bisa dijadikan pilihan pemeriksaan. Pada batu empedu jenis kolesterol, biasanya pada pemeriksaan foto polos tidak tampak, atau dalam istilah radiologi disebut dengan radiolusen. Sedangkan pada batu empedu jenis pigmen, akan tampak bayangan putih yang disebut dengan radioopak.

Cara Pemesanan Obat Batu Ginjal

Obat Batu Ginjal Tradisional, Alami dan Herbal Untuk Membantu Meluruhkan Batu Oksalat Di Ginjal dan Saluran Kemih

Harga Obat Batu Ginjal

Produk Obat Batu Ginjal Alami

Harga Obat Batu Ginjal 1 Botol Isi 60 Kapsul = Rp.145.000,-

(Untuk Pemakaian 10-20 Hari)

Paket HEMAT Setiap Beli 3 Botol GRATIS 1 Botol

Paket Hemat Obat Batu Ginjal Alami dan Herbal

Paket HEMAT Setiap Beli 3 GRATIS 1 Total Rp.580.000 Jadi Rp.435.000

(Dapat 4 Botol dan Hemat Rp.145.000)

(Untuk Pemakaian 40-60 Hari)

Cara Pemesanan Cepat Obat Batu Ginjal:

SMS ke 0818-0773-0772 , tuliskan : Pesan Gin-Gin Obat Batu Ginjal, Jumlah Botol yang dipesan atau Beli Berapa Paket Hemat 3botol gratis 1botol, Nama Anda, Alamat Kirim Lengkap dan Pembayaran Via Bank Apa


=====================================

>>> Obat Batu Ginjal Herbal Untuk Membantu Meluruhkan Batu Oksalat Di Ginjal dan Saluran Kemih, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in batu ginjal and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.